Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) seringkali dianggap sebagai beban administratif yang melelahkan oleh sebagian civitas akademika. Banyak yang merasa bahwa pengisian borang dan pengumpulan dokumen hanyalah formalitas demi mengejar status akreditasi semata.
Namun, esensi dari penjaminan mutu sebenarnya jauh lebih mendalam dari itu. Budaya mutu adalah tentang bagaimana sebuah institusi konsisten melakukan perbaikan diri dari hari ke hari (continuous improvement). Mulai dari ketepatan waktu dosen mengajar, kualitas sarana laboratorium, hingga transparansi layanan administrasi bagi mahasiswa.


